Merapi Masih Belum Aman, SBY Diminta Tidak Pergi ke Seoul

Merapi Masih Belum Aman, SBY Diminta Tidak Pergi ke Seoul

- detikNews
Rabu, 10 Nov 2010 22:50 WIB
Merapi Masih Belum Aman, SBY Diminta Tidak Pergi ke Seoul
Jakarta - Kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di tanah air dinilai masih dibutuhkan selama kondisi Merapi belum aman. SBY diminta untuk membatalkan kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan guna menghadiri acara pertemuan G20.

"Kunjungan ke Seoul dalam forum G20 memang penting, tapi masalah bencana kita belum serius ditangani. Banyak kelalaian dalam proses penanganan bencana," kata Ketua DPP Bidang Luar Negeri PDIP, Andreas Pareira, kepada detikcom, Rabu (10/11/2010).

Menurut Andreas, kunjungan ke Seoul masih bisa diwakilkan oleh Wakil Presiden Boediono. Sementara ratusan ribu pengungsi Merapi sangat membutuhkan kecepatan dan ketegasan dari seorang Presidennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertemuan teknis bisa digantikan Wapres. Pertemuan teknis kan Presiden tidak perlu ikut. Presiden bisa hadir pada saat seremoninya saja," imbuh Andreas.

Andreas menambahkan, selama ini publik terus mengkritik pejabat yang pergi ke luar negeri saat bencana terjadi. Karenanya, apakah SBY mau menentang arus tersebut.

"Kalau DPR dan pejabat lain saja dilarang terus enggak jadi. Masa presiden mau pergi juga? Sekarang giliran SBY menunjukkan komitmennya kepada negara," imbuhnya.

SBY baru akan memutuskan berangkat ke Seoul, Kamis (11/11) besok. Sebelumnya dikabarkan pertemuan G20 akan diwakilkan Wapres Boediono. Namun hingga malam tadi, SBY belum juga memutuskan siapa yang akan mewakili Indonesia dalam pertemuan tersebut.

(ape/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads