"Ini melatih secara komunitas. Pemuda desa dilatih SAR, jadi tidak selalu menunggu bantuan dari pusat," ujar Ketua Pembina Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara), Budiman Sudjatmiko dalam diskusi di warung daun, Jl Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2010).
Budiman menjelaskan pemuda desa memiliki potensi untuk tanggap bencana. Dia menyayangkan saat ini masyarakat begitu tergantung pada bantuan dari pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiman pun mendorong agar UU Desa cepat disahkan. Jika UU Desa telah disahkan, maka akan ada anggaran untuk tanggap bencana. Besarnya cukup fantastis. 10 persen dari APBN akan dibagikan pada 72 ribu desa di seluruh Indonesia.
"Sekitar Rp 1-1,3 miliar per desa setiap tahunnya," terang aktivis berkacamata ini.
Budiman pun berharap dana ini bisa membangun desa sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Saat ini mayoritas penduduk Indonesia tinggal di desa. Tapi mereka seperti anak tiri," kritik dia.
(rdf/ape)











































