"Saya ngga tahu, saya hanya dengar dari satu sumber saja. Bahwa itu (transaksi Rp 50 juta/bulan) saya dengar dari sumber lain," kata Ketua PPATK Yunus Husein kepada detikcom, Rabu (10/11/2010).
Yunus enggan menjelaskan siapa sumber yang dimaksud tersebut. Hanya saja, anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum ini memastikan bahwa informasi soal Gayus bertransaksi Rp 50 juta/bulan bukan hasil penelusuran PPATK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Gayus dikeluarkan dari Rutan Brimob Kelapa Dua, Depok, untuk berobat. Namun, rupanya mantan pegawai pajak tersebut kembali ke rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Diduga Gayus menyuap para penjaga rutan agar bisa 'kabur' dari rutan.
Selain soal Gayus keluar tahanan, heboh juga muncul terkait beredarnya foto pria mirip Gayus yang tengah menonton tenis di Bali. Gayus sudah menyangkalnya, namun dari raut wajah, alis, hidung, dan bibir, pria di foto itu sangat mirip dengan Gayus. Polisi kini masih melakukan penyelidikan. Sedangkan kepala rutan dan 8 anak buahnya tempat Gayus ditahan di sel Brimob Kelapa Dua, telah dibebastugaskan dan akan disidang kode etik. Mereka terancam pemecatan.
(ape/ndr)