Tak Lama Setelah Obama, Presiden Austria Juga Sambangi Istiqlal

Tak Lama Setelah Obama, Presiden Austria Juga Sambangi Istiqlal

- detikNews
Rabu, 10 Nov 2010 12:04 WIB
Tak Lama Setelah Obama, Presiden Austria Juga Sambangi Istiqlal
Jakarta - Dalam sehari, Masjid Istiqlal kedatangan dua tamu negara. Setelah kepulangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden Austria Heinz Fischer juga menyambangi masjid raksasa itu.

"Beliau sudah pulang. Kurang lebih setelah Obama meninggalkan masjid," kata Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustofa Yaqub, saat dihubungi detikcom, Rabu (10/11/2010).

Ali mengatakan, kedatangan Heinz Fischer ke masjid bersama istrinya. Keduanya juga ikut melihat-lihat keadaan Masjid Istiqlal. Namun keduanya tidak begitu banyak berkomentar soal masjid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau nggak terlalu banyak komentar. Karena di masjid kurang lebih 15 menit," ujarnya.

Fischer tiba di Indonesia pada Selasa 9 November. Dalam kunjungannya, Presiden Fischer, disertai oleh 53 orang pelaku bisnis Austria. Mereka mengadakan pertemuan dengan KADIN untuk membahas kerjasama investasi dan perdagangan.

Di bidang ekonomi, total perdagangan RI – Austria pada tahun 2008 mencapai US$ 393,4 juta, namun pada tahun 2009 seiring dengan krisis keuangan global, volume perdagangan menurun menjadi US$300,4 juta. Investasi Austria menempati urutan ke-35 terbesar di Indonesia, dalam kurun waktu tahun 1990-2009, total investasi kumulatif Austria sudah mencapai US$ 20,60 juta.

Rencananya, Presiden Heinz Fischer dan rombongan akan berada di Indonesia sampai 11 November 2010. Sebelum bertolak meninggalkan Indonesia, dia melakukan peletakan karangan bunga di TMP Kalibata, berkunjung ke Gereja Katedral, Mesjid Istiqlal dan kunjungan kehormatan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Kunjungan Presiden Austria seolah tenggelam dengan kedatangan Presiden Obama yang bersamaan.

(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini