"Dari tadi malam sekitar pukul 02.30 WIB sudah beroperasi normal. Tapi memang jalur yang seharusnya digunakan dua, sampai saat ini hanya satu. Karena satu spoor masih digunakan untuk evakuasi sedangkan satunya sudah bisa dilalui," ujar Kahumas Daops I PT KA Mateta Rizalulhaq kepada detikcom, Rabu (10/11/2010).
Mateta mengatakan, akibat satu spoor yang beroperasi ini kereta yang melintasi jalur tersebut harus bergantian dan berjalan dengan pelan. "Maka itu mungkin sebagain kerata terhambat, tapi itu karena mengantre agar bisa melewati jalur itu, dan memang karena bekas insiden jadi harus hati-hati," jelas Mateta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah 3 jam di kereta, padahal seharusnya saya tiba di Jakarta pukul 07.00 WIB, tapi dari pukul 06.00 WIB sampai sekarang saya masih di stasiun yang sama," kata Bayu.Β
Penumpang KA Eksekutif Taksaka, Moch Aminudin Hadi, ternyata juga terkena imbasnya. Melalui fasilitas Info Anda, penumpang tersebut mengatakan, ratusan penumpang terlantar di Stasiun Arjowinangun, sebelah barat Cirebon.
"Menurut informasi dari staf stasiun setempat, hal ini disebabkan perbaikan rel di sekitar Ajibarang dikarenakan ada kereta terguling," kata Moch Aminudin Hadi.
(lia/vit)










































