"Berhubung adanya kemungkinan dipercepatnya keberangkatan Presiden AS hari Rabu 10 November. Anda diharapkan tiba di Bandara Halim paling lambat pukul 09.00 WIB," demikian pesan dari salah seorang staf Kedubes AS, yang diterima detikcom, Selasa (9/11/2010) malam.
Dalam undangan dari Kedubes AS sebelumnya, para jurnalis diminta berkumpul di bandara Halim Perdanakusumah pukul 10.00 WIB. Sejumlah persyaratan seperti identitas dan surat undangan diperlukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalaupun ada percepatan kepulangan, rangkaian program resmi sudah dilaksanakan hari ini. Mulai dari sambutan resmi, bilateral meeting dan jamuan makan kenegaraan," jelas staf khusus presiden bidang hubungan internasional, Teuku Faizasyah kepada detikcom.
Sebelumnya jubir Gedung Putih Robert Gibbs menyampaikan, situasi awan abu vulkanik di Indonesia saat ini kemungkinan akan memaksa Obama untuk meninggalkan Indonesia beberapa jam lebih awal dari yang telah dijadwalkan.
Gibbs mengatakan hal itu saat berada di dalam pesawat kepada para wartawan AS yang menyertai kunjungan Obama ke Indonesia. Dikatakan Gibbs, Gedung Putih tengah mengupayakan berbagai skenario mengenai bagaimana Obama akan menggunakan waktunya besok pagi.
Menurut Gibbs, tidak jelas apakah Obama akan terpaksa mempersingkat kunjungan atau membatalkan suatu acara. Namun ditegaskan Gibbs, Gedung Putih berharap Obama masih tetap bisa menyampaikan pidato yang telah dijawalkan untuk Rabu pagi.
Obama dijadwalkan berpidato di kampus Universitas Indonesia (UI) di Depok pada Rabu. Sebelum acara pidato tersebut, Obama dijadwalkan berkunjung ke Masjid Istiqlal dan kemudian ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.Setelah mengunjungi Indonesia, Obama akan bertolak ke Seoul, Korsel untuk mengikuti KTT APEC. Lalu, Obama juga akan berangkat ke Jepang untuk menghadiri KTT G-20. (mad/ddt)











































