Rumput Diguyur Abu Merapi, Warga Magelang Terpaksa Beli Pakan Ternak

Rumput Diguyur Abu Merapi, Warga Magelang Terpaksa Beli Pakan Ternak

- detikNews
Selasa, 09 Nov 2010 20:20 WIB
Rumput Diguyur Abu Merapi, Warga Magelang Terpaksa Beli Pakan Ternak
Magelang - Hujan abu vulkanik mengguyur Yogyakarta dan sekitarnya menyusul letusan Gunung Merapi. Bakalan Lor, Bligo, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang diguyur hujan abu. Warga pun terpaksa membeli rumput pakan ternak.

"Wah kami di sini nggak bisa memberi makan ternak karena rumputnya kena hujan abu semua, Mbak. Terpaksa kami harus beli," kata Heru, warga Bakalan Lor, kepada detikcom, Selasa (9/11/2010).

Menurut dia, seiikat rumput ternak yang beratnya sekitar 30 kg harganya Rp 10 ribu. Orang-orang dari Kulon Progo dan beberapa daerah Yogya datang ke Magelang untuk menjual rumput-rumput bagi pakan ternak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena hujan abu, ternak nggak dapat jatah maem. Biasanya rumput nggak beli, sekarang harus beli. Nggak apa-apalah daripada sapi nggak makan," imbuh pria yang memelihara seekor sapi ini.

Dusun Bakalan Lor juga dilanda luapan lahar yang mengalir di Kali Krasak. Beruntung, tidak ada rumah warga yang terkena luapan. Hanya saja, sawah-sawah warga terkena dampaknya.

"Saluran irigasi mati semua tertutup lahar dingin. Warga harus kerja bakti membersihkan itu," lanjut Heru.

Sejak letusan Merapi pada 4 November malam hingga 5 November dini hari, listrik di Dusun Bakalan Lor dan sekitarnya padam. Sudah hampir seminggu, listrik belum juga pulih sehingga warga harus bergelap-gelapan.

"Kalau mau mengecharge HP, harus ke kota kecamatan yang jaraknya sekitar 5 km. Kita nggak tahu kenapa mati lampu, soalnya PLN Salam dan PLN Muntilan nggak bisa dihubungi. Muntilan ke selatan hampir lumpuh," sambung Heru.

(vit/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads