Pantauan detikcom di Gedung Serbaguna, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/11/2011), ruangan untuk pers yang berukuran 20x20 meter ini dibagi dua dengan partisi papan putih. Sebelah kiri untuk wartawan Indonesia dan sebelah kanan untuk wartawan Amerika Serikat (AS).
Petunjuk ini sudah ditempelkan di pintu masuk kaca dengan tanda panah. Masing-masing ruangan ini diberi fasilitas yang sama, 3 LCD TV dan 10 personal komputer di jajaran 2 meja panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Obama mendarat sekitar pukul 17.30 WIB, para wartawan riuh memantau dari TV-TV yang disediakan itu.
Sementara Biro Pers dan Media Istana sudah membagi-bagi media yang akan meliput di Istana. Tak semua wartawan bisa menyaksikan kedatangan Obama secara langsung di Istana Merdeka.
Hanya beberapa juru kamera stasiun TV, juru foto beberapa media cetak dan reporter beberapa media cetak, radio dan online.
Pembagian itu sudah diumumkan Biro Pers dan Media Istana dalam 7 lembar kertas yang ditempel di papan partisi. Stasiun TV, juru kamera, juru foto dan reporter mana saja yang meliput kegiatan Obama hingga besok sudah dibagi-bagi. Mulai dari Bandara Halim Perdanakusumah, Istana Merdeka, Wisma Negara, Jamuan makan kenegaraan hingga di Masjid Istiqlal, TMP Kalibata dan Balairung UI.
Hingga pukul 17.00 WIB para wartawan Istana menyaksikan acara kedatangan Obama di media center.
Dari informasi yang dikumpulkan, rencananya, bila cuaca mendukung, semua wartawan bisa masuk meliput jumpa pers bersama di halaman Istana Kepresidenan.
Bila hujan, maka Biro Pers Istana mengizinkan belasan hingga 20 wartawan yang akan meliput jumpa pers di Ruang Kredensial Istana Merdeka.
(nwk/aan)











































