Gubernur Provinsi Tak, Samard Loyfar mengatakan, lebih dari 15 ribu orang telah melakukan eksodus ke Mae Sot, kota di perbatasan Thailand. Mereka kabur dari bentrokan di Kota Myawaddy di negara bagian Karen, Myanmar.
Kemudian kerusuhan di wilayah lainnya di Myanmar memaksa sekitar 5 ribu orang warga Myanmar mengungsi ke Thailand pada Senin, 8 November kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Myanmar telah dikuasai oleh junta militer sejak 1962 silam. Partai politik junta Myanmar hari ini mengklaim menang dalam pemilu yang banyak dikritik internasional tersebut.
"Kami telah memenangi sekitar 80 persen kursi. Kami senang," kata anggota senior partai Union Solidarity and Development Party (USDP) yang enggan disebutkan namanya.
Pemilu tersebut dikecam oleh pemerintah negara-negara Barat sebagai tidak bebas dan tidak fair. Partai-partai pro-demokrasi yang ikut serta dalam pemilu itu pun mengeluhkan adanya intimidasi dan kecurangan di tempat-tempat pemungutan suara.
(ita/nrl)











































