Dusun di Tepian Kali Gendol Rata dengan Tanah

Dusun di Tepian Kali Gendol Rata dengan Tanah

- detikNews
Selasa, 09 Nov 2010 11:42 WIB
 Dusun di Tepian Kali Gendol Rata dengan Tanah
Yogyakarta - Dusun yang berada di sekitar Kali Gendol yaitu Dusun Kali Adem, Dusun Jambu, Dusun Batur, Dusun Kopeng, Dusun Pagerjurang dan Dusun Nanggong, di Desa Kepuharjo, porak poranda. Sudah tidak ada lagi rumah atau pohon yang berdiri di dekat Kali Gendol, semuanya rata dengan tanah akibat letusan Gunung Merapi.

Pantauan detikcom, Selasa (9/11/2010), rumah, pohon, dan pemukiman rata tertutup abu, pasir dan batu besar. Rumah-rumah tersebut terkena aliran lahar dari puncak Merapi yang mengalir ke Kali Gendol dan meluap ke dusun-dusun di Kepuharjo itu. Bahkan ada rumah yang hanya terlihat atapnya saja, dan temboknya terkubur asap serta debu.

Kondisi di dusun-dusun itu juga masih sangat mencekam, masih keluar asap lahar dan bau belerang yang menyengat. Suhu di sana juga masih hangat, juga tercium bau bangkai hewan yang menyengat.

Bangkai anjing, ayam, sapi, kambing, mati dalam kondisi yang mengenaskan. Seluruh badan hewan-hewan itu melepuh dan isi perut keluar.

Beberapa warga datang untuk menyaksikan dusun yang luluh lantah tersebut. Namun kondisi belum stabil, warga hanya melihat sebentar dan turun ke bawah.

Dari Desa Kepuharjo itu, masih terdengar suara gemuruh dari Puncak Merapi. Namun suaranya masih samar-samar.

Waluyo, warga Desa Kepuharjo, Dusun Nanggong, mengatakan rumahnya masih berdiri utuh. "Tapi, rumah tetangga saya sudah rata dengan tanah," kata Waluyo.

Kali Gendol mulanya berbentuk cekungan yang sangat dalam. Kali itu merupakan tempat lahar dingin dan lahar panas Merapi mengalir. Namun semuanya sekarang sudah tertutup material lahar dingin dan lahar panas sehingga bentuknya rata dengan pemukiman warga.

Warga yang ingin menyaksikan Kali Gendol harus berhati-hati karena kondisi puncak Merapi tertutup awan putih dan mendung. Sehingga bila Merapi mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel tidak akan terlihat karena tertutup awan.

(nik/fay)


Berita Terkait