Abu Merapi Belum Surut, Bandara Yogya Masih Tutup

Abu Merapi Belum Surut, Bandara Yogya Masih Tutup

- detikNews
Selasa, 09 Nov 2010 08:22 WIB
Abu Merapi Belum Surut, Bandara Yogya Masih Tutup
Jakarta - Langit Yogyakarta yang memburuk akibat letusan Gunung Merapi di perbatasan Yogya-Jawa Tengah, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Bandara Adi Sutjipto pun tetap ditutup untuk sementara.

"Saya beberapa kali kontak dengan teman-teman di sana (Yogya). Jadi sampai sekarang masih di-notam-kan," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Hary Cahyono kepada detikcom, Selasa (9/11/2010).

Notam adalah kependekan dari notice to airman, peringatan yang diberikan kepada semua pelaku penerbangan, termasuk para pemilik maskapai. Notam dikeluarkan oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hary mengaku tidak tahu kapan Notam terkait Bandara Adi Sutjipto  akan dicabut, sehingga bandara di pinggir Kota Gudeg itu bisa beroperasi kembali. Namun, bila situasi di Yogya sudah dirasa aman untuk penerbangan, maka notam itu akan dicabut.

"Penutupan sebuah bandara sekali lagi bukan persoalan tanggal, tapi keselamatan penumpang. Teman-teman di Yogya sebetulnya kasihan juga karena tidak ada yang mereka kerjakan. Mereka berharap cuaca segera membaik, sehingga bisa melayani aktivitas warga di sana," kata Hary.

Menurut Hary, setiap harinya ada 40 penerbangan yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Bandara Adi Sutjipto. Namun, sampai saat ini, transportasi udara memang belum bisa dilakukan dan masih terhambat oleh faktor suaca.

"Kami sedang memberikan perhatian untuk bandara yang menjadi feeder-nya Yogya, semisal Solo. Kami memang tidak bisa mempengaruhi kebijakan airline untuk menambah rute ke Solo. Tapi dari hasil pembicaraan dengan beberapa airline yang menaruh perhatian khusus," tutupnya.

(irw/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads