"Karena kalau memindahkan orang itu tidak mudah," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jl Lapangan Banteng, Jakarta (8/11/2010).
Hatta menyebutkan terdapat aspek kultur, sosial ekonomi, dan juga perilaku masyarakat yang tidak bisa dipindahkan begitu saja. Untuk itu, pemerintah akan fokus pada pemulihan kondisi korban Merapi pasca meletus tanpa harus kehilangan pekerjaan, usaha dan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depannya, lanjut Hatta, pemerintah akan mencari tahu tingkat kebahayaan Merapi. Untuk itu, pemerintah menyambut baik rencana para peneliti Indonesia, Jepang, dan Amerika Serikat yang berusaha meneliti sejauh mana tingkat letusan Merapi sebelum tahun 1872.
"Karena sebelum letusan dahsyat tahun 1872 kita belum tahu seperti apa itu. Presiden sudah mengatakan tidak mau ambil risiko," ujarnya.
Sehingga, lanjut Hatta, guna memberikan kepastian, pemerintah akan mendukung kerjasama Indonesia-Jepang dan Amerika. Tujuannya adalah agar tidak ada lagi korban selama kejadian.
(nia/irw)











































