Informasi yang diperoleh detikcom, bentrokan diawali aksi pemblokiran perairan Sungai Pengabuhan oleh puluhan warga, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (8/11/2010).
Warga menggunakan perahu pompong menghalangi kapal pengangkut BBM yang akan menuju PT Wira Karya Sakti (WKS), yang melintasi perairan itu. PT WKS yang juga anak perusahaan Sinar Mas ini adalah perusahaan pemasok bahan pembuat bubur kertas ke sejumlah perusahaan kertas di Jambi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun permintaan itu tidak digubris warga. Mereka terus bertahan di tengah sungai menghalangi jalannya kapal BBM tersebut.
"Akhirnya terjadi bentrokan dan 1 orang warga bernama Ahmad Adam tewas tertembak," ujar Ketua Perhimpunan Petani Jambi, Bronto Seno, saat dihubungi detikcom.
Bronto menjelaskan, aksi warga ini buntut dari konflik lahan seluas 7.700 hektar yang dijadikan hutan tanaman industri oleh PT WKS sejak tahun 2002. Warga mengaku belum mendapat ganti rugi sedikitpun.
Humas PT WKS, Kurniawan, membenarkan pihaknya meminta pengamaman Brimob Polda Jambi. Hal ini dilakukan karena kapal-kapal mereka sering mendapat gangguan keamanan dari warga Senyerang.
"Kita terpaksa meminta bantuan Brimob untuk mengamankan jalur transportasi air yang dihadang warga," kata Kurniawan.
(djo/djo)










































