Vulkanolog AS Akan Bantu RI Atasi Merapi

Vulkanolog AS Akan Bantu RI Atasi Merapi

- detikNews
Senin, 08 Nov 2010 15:44 WIB
Vulkanolog AS Akan Bantu RI Atasi Merapi
Yogyakarta - Amerika Serikat akan mengirimkan tim ahli dalam bidang vulkanologi dan geologi. Tim ini akan datang untuk membantu Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memantau aktivitas Merapi. Sebab, hingga hari ini aktivitas Merapi belum bisa diprediksi.

"Akan ada pengiriman tenaga ahli dari Amerika Serikat yaitu ahli vulkanologi dan geologi. Mereka akan membantu pekerjaan PVMBG," ujar Menko Kesra Agung Laksono dalam keterangan pers di Media Center Tanggap Darurat Bencana Merapi di Gedung Pusat Informasi dan Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B), Jl Kenari No 14, Yogyakarta, Senin (8/11/2010).

Agung mengatakan, tim yang akan datang itu dipastikan berpengalaman dalam menangani gunung berapi. Saat ini tim tersebut lanjut Agung, sudah tiba di Jakarta. "Mereka sudah tiba di Jakarta dan akan segera meluncur ke sini (Yogyakarta)," lanjut politisi Partai Golkar ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung memastikan bahwa kedatangan tim ini bukan atas permintaan pemerintah Indonesia. Namun, Agung mengaku belum mengetahui berapa orang yang tergabung dalam tim tersebut.

"Mereka datang dengan suka rela, namun berapa orang jumlahnya belum tahu," imbuh Agung yang mengenakan safari abu-abu.

Agung juga menjelaskan saat ini pendistribusian bantuan untuk pengungsi Merapi berjalan dengan baik dan lancar.Β Β  "Distribusi bantuan untuk Merapi, telah berlangsung dengan baik dan lancar, termasuk bantuan genset dari PLN, air bersih dan MCK dari Kemen PU, obat-obatan dari Kemenkes, dan logistik lainnya," katanya.

Bencana Merapi ini cukup banyak menyita perhatian dunia. Agung mengatakan sebenarnya saat ini cukup banyak pihak asing yang menawarkan bantuan. Hanya saja untuk masa tanggap darurat ini, pemerintah Indonesia memilih untuk bekerja sendiri.

"Tawaran bantuan asing sudah banyak, namun kami fokuskan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi saja. Sebab untuk masa tanggap darurat pemerintah akan menangani sendiri bersama masyarakat. Kalau ada yang kurang, itu soal waktu saja dan kami tidak pernah meminta-minta, tapi mereka yang datang sendiri," tegas pria berkacamata ini.

(lia/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads