"Akan ada pengiriman tenaga ahli dari Amerika Serikat yaitu ahli vulkanologi dan geologi. Mereka akan membantu pekerjaan PVMBG," ujar Menko Kesra Agung Laksono dalam keterangan pers di Media Center Tanggap Darurat Bencana Merapi di Gedung Pusat Informasi dan Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B), Jl Kenari No 14, Yogyakarta, Senin (8/11/2010).
Agung mengatakan, tim yang akan datang itu dipastikan berpengalaman dalam menangani gunung berapi. Saat ini tim tersebut lanjut Agung, sudah tiba di Jakarta. "Mereka sudah tiba di Jakarta dan akan segera meluncur ke sini (Yogyakarta)," lanjut politisi Partai Golkar ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka datang dengan suka rela, namun berapa orang jumlahnya belum tahu," imbuh Agung yang mengenakan safari abu-abu.
Agung juga menjelaskan saat ini pendistribusian bantuan untuk pengungsi Merapi berjalan dengan baik dan lancar.Β Β "Distribusi bantuan untuk Merapi, telah berlangsung dengan baik dan lancar, termasuk bantuan genset dari PLN, air bersih dan MCK dari Kemen PU, obat-obatan dari Kemenkes, dan logistik lainnya," katanya.
Bencana Merapi ini cukup banyak menyita perhatian dunia. Agung mengatakan sebenarnya saat ini cukup banyak pihak asing yang menawarkan bantuan. Hanya saja untuk masa tanggap darurat ini, pemerintah Indonesia memilih untuk bekerja sendiri.
"Tawaran bantuan asing sudah banyak, namun kami fokuskan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi saja. Sebab untuk masa tanggap darurat pemerintah akan menangani sendiri bersama masyarakat. Kalau ada yang kurang, itu soal waktu saja dan kami tidak pernah meminta-minta, tapi mereka yang datang sendiri," tegas pria berkacamata ini.
(lia/fay)











































