Pimpinan DPR Minta Kunjungan BAKN ke Belanda Ditunda

Pimpinan DPR Minta Kunjungan BAKN ke Belanda Ditunda

- detikNews
Senin, 08 Nov 2010 14:06 WIB
Pimpinan DPR Minta Kunjungan BAKN ke Belanda Ditunda
Jakarta - Pimpinan DPR meminta Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) menunda kunjungannya ke Belanda. Pimpinan meminta semua anggota DPR fokus pada tanggap bencana di tanah air.

"Kami menyarankan itu ditunda sampai situasi memungkinkan," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/11/2010).

Priyo menuturkan, kunjungan DPR ke luar negeri tak boleh dilakukan di tengah situasi bencana. Sejumlah komisi DPR pun telah membatalkan kunjungan ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang jadi soal bukan soal dana. Pakai dana APBN kalau sah dari DPR tidak apa-apa, yang jadi soal saya menyarankan ditunda setelah situasi pulih," ujar Priyo.

Priyo kemudian mencontohkan ia yang juga membatalkan undangan berhaji dari pemerintah Arab Saudi. Priyo berharap anggota DPR lain mengikuti jejaknya.

"Saya langsung batalkan begitu Merapi meletus. Saya mengatasi ini dulu lah," ungkap Priyo.

Priyo justru heran dengan alasan kepergian BAKN untuk memperbaiki hubungan Indonesia-Belanda setelah pembatalan kunjungan Presiden SBY ke Belanda.

"Tidak ada kaitannya, mereka memahami kita dalam kondisi bencana," ujar Priyo.

Sebelumnya empat anggota BAKN DPR akan melakukan kunker ke Belanda 15 November nanti. Rombongan BAKN ngotot berangkat dengan alasan tidak menggunakan uang negara.

Empat anggota tersebut adalah Eva Kusuma Sundari (FPFIP), Muhammad Syaiful Iman (FPKS), Nur Yasin (FPKB) dan Mustofa Assegaf (FPPP).

(van/lrn)


Berita Terkait