Polres Boyolali Tutup Jalan ke Kawasan Rawan Bencana

Merapi Meletus

Polres Boyolali Tutup Jalan ke Kawasan Rawan Bencana

- detikNews
Senin, 08 Nov 2010 13:28 WIB
Polres Boyolali Tutup Jalan ke Kawasan Rawan Bencana
Solo - Meskipun aktivitas Merapi tetap menunjukkan kondisi kritis, para pengungsi yang rumahnya berada di kawasan rawan bencana selalu saja berusaha untuk pulang ke rumah. Untuk menghindari jatuhnya korban, polisi akhirnya menutup akses jalan dan melarang keras setiap orang yang hendak menerobos.

Puluhan polisi terlihat bersiaga di jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Cepogo dan Selo. Kedua kecamatan itu saat ini berada di zona kawasan rawan bencana karena letaknya di lereng Merapi dan berjarak kurang dari 20 km. Satu kecamatan lainnya di Boyolali yang juga masuk kawasan rawan bencana adalah Kecamatan Musuk.

Semua kendaraan yang hendak lewat di jalan itu ditolak. Ada juga warga yang membujuk dengan berbagai alasan namun aparat polisi tetap pada pendiriannya, tidak mengizinkan siapapun masuk melewati jalan tersebut. Tak jarang aparat harus bersitegang dengan warga yang hendak nekat menerobos barikade polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada saja alasan warga untuk bisa masuk. Ada yang mengaku akan mengurus ternak, mencari rumput, ada yang mengaku akan mengambil harta benda. Tapi ada juga yang ketahuan bukan warga setempat, setelah kami desak ternyata hanya ingin melihat-lihat suasana. Kami tolak mereka, apapun alasannya. Kami harus tegas demi keselamatan mereka juga," ujar Kapolsek Cepogo, Aiptu B Rusito, Senin (8/11/2010).

Puluhan aparat lainnya bersama relawan, juga melakukan sweeping dari rumah ke rumah. Mereka mancari warga yang sudah terlanjur masuk di kawasan tersebut, atau bahkan warga yang sejak semula memang masih berada di kawasan bahaya tersebut karena enggan turun ke pengungsian.

Hingga Senin siang, petugas terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga dan ternak dari zona kawasan rawan bencana, untuk dibawa ke lokasi aman di kota kabupaten. Hingga saat ini puluhan titik pos pengungsian terdapat di dalam Kota Boyolali.

Pos paling besar adalah di Pendopo Kabupaten dan di GOR Boyolali. Selain itu Pemkab juga menyiapkan tempat-tempat lain, terutama sekolahan, untuk persiapan pos pengungsian jika nantinya pos yang ada sudah tak mampu penampung pengungsi.

(djo/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini