"Itu hanya untuk mengurangi kemacetan. Prioritas kita ada 26 titik," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Roike Lumowa, ketika dihubungi wartawan, Senin (8/11/2010).
Menurut Roike, satgas tersebut terdiri dari personel Ditlantas Polda Metro Jaya, Dishub DKI dan Satpol PP. Setiap pihak akan berkoordinasi dan memiliki peran dalam mengurai kemacetan.
"Semuanya bekerjasama, Satpol PP akan menegur penumpang yang tidak menunggu di halte. Dishub akan menegur angkot yang mangkal tidak pada tempatnya," jelasnya.
Adapun jalur yang diawasi satgas antisipisai kemacetan yaitu seperti di jembatan Semanggi, simpang Palmerah, terminal Lebak Bulus sampai Ciputat, Roxy-Harmoni, perempatan Senen sampai Cempaka Mas, Bekasi kota, jalan tol Cawang-Grogol dan Jl RE Martadinata.
Sedangkan untuk pengendara sepeda motor yang berteduh di bawah jalan layang, menurut Roike, tidak akan diusir. Namun sebatas diatur agar tidak membuat kemacetan.
"Kalau berteduh boleh, tapi supaya tidak terjadi penyumbatan. Itu terdiri dari gabungan polisi dan pemda," tutup Roike.
(ddt/lh)











































