Kejadian bermula saat korban, Muzdalifah (37), bertandang ke Gading Mas Salon, Pulogadung, Jakarta Timur, pada pukul 19.30 WIB, Minggu (7/11/2010). Usai memarkir sepeda motornya, dia langsung masuk ke dalam salon.
Tak lama kemudian, dia keluar dari dalam salon karena mendengar ada bunyi mesin sepeda motor yang dihidupnya. Ternyata itu sepeda motor Yamaha Mio hitam nopol B 6375 TUR miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tertangkap basah dalam aksinya, pelaku langsung menodongkan senjata ke arah Mudzalifah. Sementara massa sudah berkerumun di lokasi kejadian.
"Pelaku langsung memberikan tembakan peringatan ke udara lalu kabur," kata Dodi.
Namun, pelariannya tidak berjalan mulus. "Sekitar 100 meter dari lokasi, pelaku terjatuh dan sempat dihajar massa," kata Dodi.
Pelaku diketahui berinisial JF (20). Pelaku merupakan warga Jayabaya, Lampung.
Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata api Revolfer caliber 38, 1 butir selonsong yang sudah ditembakan, 3 butir peluru aktif, dan 3 buah kunci leter T. Pengembangan dan penyidikan dilakukan oleh pihak Polsektro Pulogadung.
Pada Senin (1/11/2010), komplotan rampok bersenjata api juga terjadi di Kota Depok. Perampok yang diperkirakan dua orang itu menyatroni rumah milik Ricky Maulana (36) di Komplek Pelni Blok A2/14 RT 01/17, Kelurahan Baktijaya, Depok.
Satu set perhiasan berlian, 4 buah HP, uang tunai Rp 2 juta dan 1 unit mobil Honda Jazz Warna abu-abu Nopol B 373 ANY raib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kawanan perampok juga beraksi di Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (21/10/2010). Komplotan berjumlah 4 orang itu bahkan menembakan senjata saat pemilik motor berusaha mempertahankan kendaraan yang akan dicurinya.
Sebelumnya, Sabtu (16/10/2010), kawanan perampok juga beraksi di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Perampok yang menggunakan senjata api menodongkan senjata api setelah berhasil memasuki rumah korban. Kawanan rampok leluasa merampas uang tunai senilai Rp 38,5 juta.
(ahy/lh)











































