4 Tagana yang Tewas di Merapi akan Diberi Penghargaan

4 Tagana yang Tewas di Merapi akan Diberi Penghargaan

- detikNews
Minggu, 07 Nov 2010 23:15 WIB
4 Tagana yang Tewas di Merapi akan Diberi Penghargaan
Jakarta - 4 Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) meninggal dunia karena awan panas Merapi. Atas jasa mereka dalam upaya menyelamatkan pengungsi, Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberikan penghargaan bagi relawan.

"Kami akan beri santunan yang layak kepada ahli waris atau keluarganya dan penghargaan khusus atas jasanya," kata Mensos Salim Segaf Al Jufri dalam siaran pers, Minggu (7/10/2010).

Salim juga menyampaikan bela sungkawa serta penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Tagana yang gugur dalam tugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka telah berjuang menyelamatkan warga pengungsi bersama prajurit TNI, Tim SAR dan relawan lain dengan bertaruh nyawa," imbuhnya.

Kepada anggota Tagana yang lain, Salim berharap agar tetap bersemangat dan berhati-hati di lokasi berbahaya.

"Terutama menjaga komunikasi dan memakai perlengkapan yang memadai," tuturnya.

Salim juga sempat mengunjungi Selo, di sana berjumpa Tagana asal Jepara. Mereka, lanjut Salim, bertugas sejak hari pertama erupsi.

"Perjuangan 1.500 Tagana dari berbagai daerah untuk evakuasi, dapur umum,Β  distribusi logistik sangat berat. Kami apresiasi mereka dan semua petugas, serta relawan," tutupnya.

Diketahui, empat relawan yang tewas bernama Ariatno, Samiyo, Supriyadi, dan Supriyanto. Jenazah Ariatno dan Samiyo sudah berhasil ditemukan dan kini berada di Rumah Sakit dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta. Sedangkan jenazah Supriyadi dan Supriyanto belum bisa dievakuasi.

Keempat relawan itu tewas saat terjadi letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat pada Kamis 4 November malam hingga Jumat 5 November keesokan harinya. Mereka sedang bertugas untuk mengevakuasi penduduk di Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

(ndr/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads