"Saya juga sampaikan, terkait adanya berita yang menyesatkan, ketika pemerintah sedang berusaha keras menanggulangi bencana, beredar SMS yang tidak bertanggung jawab. Bukan membantu dan peduli, malah menakut-nakuti. Saudara semua di sini harus mendengar penjelasan dari pemerintah," kata SBY.
Hal itu disampaikan dia saat meninjau lokasi pengungsian korban Gunung Merapi di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta. SBY yang mengenakan baju berwarna hijau tampak didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono serta sejumlah menteri, di antaranya Menko Kesra Agung Laksono dan Menko Ekonomi Hatta Rajasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Assalamualaikum," sapa SBY.
"Wallaikum salam," jawab para pengungsi serempak.
Kepada pengungsi, SBY mengatakan, ia baru saja menerima laporan dari Badan Geologi bahwa sementara waktu Gunung Merapi belum normal. Karenanya, ia meminta para pengungsi untuk sementara tetap tetap tinggal di lokasi pengungsian.
"Lebih baik seperti ini, tetapi aman. Daripada buru-buru kembali ke rumah tapi belum tentu dinyatakan aman," katanya,
SBY meminta para pengungsi untuk menuruti apa yang diperintahkan oleh aparat TNI/Polri dan seluruh pihak yang mengambil bagian dalam tanggap darurat Gunung Merapi. Ia juga meminta pengungsi menjaga persatuan dan kesatuan.
"Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur, Bupati, BNPB, PMI, Polri, PMI, relawan, dan mahasiwa,
yang telah bekerja siang malam. Allah akan membalas kebaikan Anda semua," ucapnya.
Sebelum meninggalkan lokasi pengungsian, SBY menyempatkan diri untuk menyalami pengungsi sambil menitip pesan agar tetap bersabar. Setelah itu, SBY melanjutkan perjalanan ke Semarang, Jawa Tengah. SBY akan menginap di Semarang sebelum akhirnya kembali lagi ke Jakarta pada Senin (8/11) esok hari.
(irw/nrl)











































