Menag Serukan Salat Ghaib dan Doa untuk Korban Bencana

Laporan dari Arab Saudi

Menag Serukan Salat Ghaib dan Doa untuk Korban Bencana

- detikNews
Minggu, 07 Nov 2010 16:39 WIB
Menag Serukan Salat Ghaib dan Doa untuk Korban Bencana
Madinah - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menyerukan para jamaah calon haji Indonesia
dan panitia penyelenggara haji  agar melaksanakan salat ghaib untuk korban bencana di Tanah Air.

“Salat ghaib kami imbau dilaksanakaan untuk mendoakan para korban dan keluarga agar
diberi kekuatan dan kesabaran,” ujar Amirull Hajj Suryadharama Ali di sela kunjungannya di Madinah.

Selain jamaah haji, melalui pesan singkatnya, Minggu (7/11/2010), Menag juga meminta
para petugas panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) di Makkah, Madinah, dan Jeddah agar melaksanakan salat ghaib berjamaah di masing-masing daerah kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua PPIH Syairozy Dimyathi mengatakan siap melaksanakan imbauan Menag tersebut.
Syairozy  akan menindaklanjuti imbauan Menag tersebut melalui surat dan lisan kepada
seluruh Kadaker. Sosialisasi salat ghaib kepada para jamaah haji juga dilakukan melalui ketua kloter, ketua rombongan dan para petugas Tim Pemandu Ibadah Haji (TPIH).

Salat ghaib akan dilaksanakan di pelataran kantor Teknis Urusan Haji Jeddah. Syairozy juga meminta kepada para jamaah haii agar turut mendoakan saudara-saudaranya di tanah air yang tertimpa bencana alam.

“Kami turut berbelasungkawa dan berdoa agar para korban dan keluarganya bisa diberi
kesabaran,” ujarnya.

Salat ghaib dan doa dianjurkan agar  dilakukan di tempat-tempat dimana doa biasa dikabulkan (ijabah).  Di Masjidil Haram Mekkah doa bisa dipanjatkan di Multazam.  Sementara di Masjidil Nabawi doa dan salat bisa dilakukan di Raudhah.

Bencana alam seolah tiada henti menimpa Indonesia, mulai dari banjir Wasior, gempa
bumi disertai tsunami di Mentawai dan meletusnya gunung Merapi.

(iy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini