"Kami memaksimalkan kereta dengan menambah 2 kereta untuk masing-masing perjalanan. Dari yang tadinya delapan menjadi sepuluh kereta," ujar Humas Daops I PT KA, Mateta Rizalul Haq, saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/11/2010).
Menurut Mateta, penambahan ini sudah dilakukan sejak 2 hari lalu. Dan hanya
diberlakukan bagi kereta eksekutif, seperti Argo Lawu, Taksaka, Gajayana, dan Bima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dalam satu gerbong kereta berisi 50 tempat duduk, maka rangkaian reguler dengan 8 gerbong kereta mampu menampung 400 penumpang. Dengan menambah menjadi 10 gerbong kereta, berarti dalam satu perjalanan bisa membawa 500 penumpang.
"Kita melihat pasar, kelihatan untuk Jumat, Sabtu, Minggu kita siapkan tambahan. Penerbangan juga belum pasti, maka kereta siap memaksimalkan, mudah-mudahan bisa memberi harapan, semua bisa terangkut," jelasnya.
Sementara itu, bagi kereta kelas bisnis, PT KA juga melakukan penambahan gerbong. Namun, yang ditambah adalah gerbong barang. Hal ini dimaksudkan untuk menampung bantuan bagi pengungsi Merapi di Yogyakarta.
"Untuk menampung bantuan ke Yogyakarta, dalam perjalanan kereta bisnis dari Pasar Senen, kami menambah satu gerbong barang dan gratis. Ini sengaja untuk
menampung dukungan maupun bantuan yang akan disalurkan ke Yogyakarta," tuturnya.
Ada tiga KA yang rangkaiannya ditambah satu gerbong barang, yaitu Fajar Utama Solo, Senja Utama Solo, dan Senja Utama Yogyakarta.
(nvc/rdf)











































