Umar Hadi: Hubungan RI-Belanda Tetap Erat

Malam Kebudayaan dan Amal di Leiden

Umar Hadi: Hubungan RI-Belanda Tetap Erat

- detikNews
Sabtu, 06 Nov 2010 17:30 WIB
Umar Hadi: Hubungan RI-Belanda Tetap Erat
Leiden - Walaupun Presiden menunda kunjungannya ke Belanda, namun pondasi hubungan Indonesia dan Belanda tetap kuat.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Perwakilan RI di Den Haag Umar Hadi dalam pidato sambutan Indonesian Cultural Evening Featuring Sundanese Dance and Music di Leiden, 4/11/2010.

Kegiatan promosi kebudayaan ini terselenggara berkat kerjasama KBRI Den Haag dengan Universitas Leiden dan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agenda yang telah jauh hari dijadwalkan tersebut dikembangkan dengan secara spontan mengumpulkan dana untuk para korban bencana di Wasior, Mentawai dan Merapi.

Menurut Umar, pondasi hubungan yang kuat antara Indonesia-Belanda tersebut didorong oleh perhatian dan dukungan sangat besar yang diberikan oleh berbagai kalangan baik masyarakat Indonesia, masyarakat Belanda maupun masyarakat Indo, yakni keturunan campuran antara kedua bangsa.

"Hubungan kemitraan Indonesia-Belanda ini ada karena ikatan historis kedua negara yang diarahkan untuk membangun masa depan yang lebih baik, tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat kedua negara tapi juga bangsa lainnya di dunia," tandas Umar.

Pihak Universitas Leiden menyambut baik inisiatif penyelenggaraan acara tersebut dan berharap kerjasama ini dapat terus dikembangkan di masa yang akan datang.

Hubungan baik dan kemitraan antara Universitas Leiden dan Unpad, sebagaimana dituturkan Sekretaris I Pensosbud Ferdy Piay kepada detikcom, sebenarnya telah terbina sejak 1987.

Lanjut Ferdy, penyelenggaraan acara ini semakin menegaskan menguatnya hubungan Indonesia Belanda, khususnya di dunia akademik.

"Diharapkan kerjasama yang baik ini dapat berperan dalam upaya semakin mendorong hubungan baik dan persahabatan Indonesia dan Belanda," demikian Ferdy.

Untuk para Korban

Sementara itu rangkaian tarian dan musik yang dipentaskan oleh Unit Kesenian Unpad malam itu memukau lebih dari 300 orang dari kalangan akademisi, mahasiswa, masyarakat Indonesia dan Friends of Indonesia.

Pementasan angklung dan tarian interaktif yang melibatkan penonton secara aktif merupakan puncak acara, yang disambut secara meriah oleh para undangan.

Rombongan Unpad dipimpin oleh Direktur Kerjasama Unpad dan diikuti oleh 25 mahasiswa Unpad yang memiliki bakat seni musik dan tari tradisional dari berbagai fakultas.

Kunjungan ini merupakan bagian dari roadshow promosi seni budaya yang dilakukan ke beberapa negara di Eropa, antara lain Perancis, Belanda dan Hongaria.

Sebagai ungkapan keprihatinan terhadap berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia, acara tersebut juga dimanfaatkan untuk menggalang dukungan terhadap upaya-upaya disaster relief oleh pemerintah Indonesia.

Umar Hadi menegaskan bahwa Belanda merupakan salah satu dari negara-negara yang segera memberikan perhatian dan uluran tangan pada saat terjadi bencana di Indonesia.

Untuk itu, KBRI menyampaikan terimakasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan oleh berbagai pihak di Belanda.

Dari acara malam itu sedikitnya telah terhimpun dana awal lebih dari EUR3.500 sumbangan dari perwakilan sebagian elemen masyarakat Indonesia di Belanda dan beberapa yayasan yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads