General Manager Bandara Adisutjipto Agus Andrianto menuturkan, cuaca di sekitar bandara pagi ini cukup cerah. Tidak tampak abu vulkanik di sekitar landasan dan tempat parkir pesawat.
"Kita masih tutup sampai pukul 09.00 WIB, Kita tidak melihat ada debu yang mengganggu, jadi penutupan lebih banyak untuk pembersihan," jelas Agus kepada detikcom, Sabtu (6/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua pesawat itu menginap dari kemarin. Kita harapkan bisa berangkat," tambahnya.
Hingga pukul 07.00 WIB, kata Agus, pembersihan landasan dan parkiran pesawat masih dilakukan. Hujan deras yang sempat mengguyur Yogyakarta diakui membantu upaya pembersihan.
"Melihat cuaca cerah seperti ini, sepertinya hari ini akan lancar penerbangan," lanjutnya.
Sementara di bandara, ratusan penumpang juga sudah berkumpul. Mereka tetap menunggu keberangkatan pesawat yang sudah dijadwalkan sebelumnya.
"Penumpang tetap banyak, masih ramai dan berharap bisa terbang hari ini," tutupnya.
Sebelumnya, pada Jumat (5/11/2010), Bandara Adisucipto Yogyakarta ditutup mulai pukul 06.00-09.00 WIB. Kemudian penutupan diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB. Hingga akhirnya, bandara tersebut tutup hingga waktu yang belum bisa dipastikan.
Abu vulkanik Merapi berbahaya bagi penerbangan. Selain mengganggu jarak pandang, jika masuk mesin maka akan membuat mesin mati mendadak. Kemenhub telah mengeluarkan instruksi agar penerbangan ke timur Pulau Jawa dilakukan dengan cara mengambil rute yang lebih jauh, yaitu lewat utara dan selatan.
(mad/anw)










































