"Nggak. Yang penting dia tidak mempergunakan fasilitas negara. Nggak apa-apa dong bawa keluarga. Yang penting sesuai aturan, sesuai prosedur, tidak memakai fasilitas negara. Mereka tidak menginap di Wisma Haji, mereka di hotel. Kendaraan juga tidak disediakan," kata Menag saat menengok jamaah calon haji yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah, Jumat (5/11/2010).
Ketika ditanya mengenai kabar bahwa rombongan anggota DPR mendekati 180 orang, Menag mengaku tidak sebanyak itu. "Nggak sih nggak sampai," kata Menag.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa jumlah rombongan DPR yang datang ke tanah suci?
(Menteri Agama hanya tertawa).
Kabarnya mencapai 180 orang Pak?
Nggak sih nggak sampai. Saya lupa ya, kemarin yang sudah sampai belasan ya. Saya
lupa jumlahnya berapa. Tapi nggak apa-apa kan? DPR kan menjalankan fungsi pengawasan di sini.
Apakah kunjungan anggota DPR yang membawa serta keluarganya sudah mengikuti aturan yang ada?
Sudah mengikuti aturan. Jadi karena mereka kan pejabat pemerintah juga, yang
salah satu fungsinya melakukan pengawasan. Karena Kementerian Agama itu mitra
kerjanya Komisi VIII, jadi ada kewajibanlah Komisi VIII untuk melihat secara
langsung pelaksanaan ibadah haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Agam
karena selama ini kami membahas langsung dengan Komisi VIII soal anggaran, soal
peningkatan kualitas pelayanan dan sebagainya.
Bagaimana dengan kritikan agar untuk melakukan fungsi pengawasan nggak harus membawa serta keluarga?
(Menag kembali tertawa).
Meskipun dari keluarga rombongan DPR membayar sendiri, tapi apakah mereka
tidak menumpang menggunakan fasilitas negara?
Nggak. Yang penting dia tidak mempergunakan fasilitas negara. Nggak papa dong
bawa keluarga. Yang penting sesuai aturan, sesuai prosedur, tidak memakai
fasilitas negara. Mereka tidak menginap di Wisma Haji, mereka di hotel. Kendaraan tidak disediakan. Jadi masih sesuai aturan. Masih sesuai aturan.
Sebelumnya, Hasyim Muzadi mengaku mendapatkan informasi jumlah rombongan anggota DPR yang ke tanah suci mencapai 170 orang. Hasyim juga mengkritik kehadiran anggota DPR ke tanah suci, karena sedang banyak bencana di tanah air.
(iy/asy)










































