Menag: Istri/Suami Anggota DPR Tidak Menginap di Wisma Haji

Laporan dari Arab Saudi

Menag: Istri/Suami Anggota DPR Tidak Menginap di Wisma Haji

- detikNews
Jumat, 05 Nov 2010 16:57 WIB
 Menag: Istri/Suami Anggota DPR Tidak Menginap di Wisma Haji
Madinah - Keberadaan rombongan komisi VIII DPR ke Makkah dinilai Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali sudah sesuai dengan aturan. Dia juga tak mempermasalahkan para anggota DPR membawa istri atau suami. Apalagi mereka tak menginap di Wisma Haji, tapi menginap di hotel.

"Nggak. Yang penting dia tidak mempergunakan fasilitas negara. Nggak apa-apa dong bawa keluarga. Yang penting sesuai aturan, sesuai prosedur, tidak memakai fasilitas negara. Mereka tidak menginap di Wisma Haji, mereka di hotel. Kendaraan juga tidak disediakan," kata Menag saat menengok jamaah calon haji yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah, Jumat (5/11/2010).

Ketika ditanya mengenai kabar bahwa rombongan anggota DPR mendekati 180 orang, Menag mengaku tidak sebanyak itu. "Nggak sih nggak sampai," kata Menag.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menag yang juga menjadi amirul haj (pemimpin jamaah haji Indonesia) ke BPHI Madinah didampingi naib amirul haj (wakil pemimpin jamaah haji) Hasyim Muzadi. Berikut petikan wawancara dengan Menteri Agama:

Berapa jumlah rombongan DPR yang datang ke tanah suci?


(Menteri Agama hanya tertawa).


Kabarnya mencapai 180 orang Pak?


Nggak sih nggak sampai. Saya lupa ya, kemarin yang sudah sampai belasan ya. Saya
lupa jumlahnya berapa. Tapi nggak apa-apa kan? DPR kan menjalankan fungsi pengawasan di sini.

Apakah kunjungan anggota DPR yang membawa serta keluarganya sudah mengikuti aturan yang ada?


Sudah mengikuti aturan. Jadi karena mereka kan pejabat pemerintah juga, yang
salah satu fungsinya melakukan pengawasan. Karena Kementerian Agama itu mitra
kerjanya Komisi VIII, jadi ada kewajibanlah Komisi VIII untuk melihat secara
langsung pelaksanaan ibadah haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Agam
karena selama ini kami membahas langsung dengan Komisi VIII soal anggaran, soal
peningkatan kualitas pelayanan dan sebagainya.

Bagaimana dengan kritikan agar untuk melakukan fungsi pengawasan nggak harus membawa serta keluarga?

(Menag kembali tertawa)
.

Meskipun dari keluarga rombongan DPR membayar sendiri, tapi apakah mereka
tidak menumpang menggunakan fasilitas negara?


Nggak. Yang penting dia tidak mempergunakan fasilitas negara. Nggak papa dong
bawa keluarga. Yang penting sesuai aturan, sesuai prosedur, tidak memakai
fasilitas negara. Mereka tidak menginap di Wisma Haji, mereka di hotel. Kendaraan tidak disediakan. Jadi masih sesuai aturan. Masih sesuai aturan.

Sebelumnya, Hasyim Muzadi mengaku mendapatkan informasi jumlah rombongan anggota DPR yang ke tanah suci mencapai 170 orang. Hasyim juga mengkritik kehadiran anggota DPR ke tanah suci, karena sedang banyak bencana di tanah air.

(iy/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini