Ke Mana Orang Indonesia?

Aku Cinta Indonesia (ACI)

Ke Mana Orang Indonesia?

- detikNews
Jumat, 05 Nov 2010 15:01 WIB
Ke Mana Orang Indonesia?
Jakarta - Banyak pertanyaan yang muncul dibenak Ayos ketika tiba di Tanah Papua. Salah satunya ialah ke mana orang Indonesia yang peduli terhadap keindahan alam dan budaya yang dimiliki oleh Indonesia. Peserta Aku Cinta Indonesia (ACI) detikcom yang berasal dari Surabaya ini bersama teman satu timnya Sukma Kurniawan telah menjelajahi bagian timur Indonesia selama dua minggu.

Menurutnya Indonesia sangat kaya tapi yang menikmatinya hanya orang luar. Bukti kekayaannya di Indonesia yang ada di Papua ialah keindahan alamnya yang bagus dan terdapat beribu-ribu kupu-kupu endemik dan hanya terdapat di Papua. Bahkan ada yang menulis buku tentang Papua, ditulis oleh orang luar.

"Yang kaya gini gak mungkin ada di belahan bumi lain. Bahkan saking bagusnya teman-teman saya bilang kalau saya ambil foto itu dari negeri antah berantah. Apalagi waktu melihat foto rumah tradisional di Wamena, mereka mengira itu adalah rumahnya Frodo," ujar Ayos, ketika dihubungi detikcom, Rabu (3/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keunikannya adalah di sana masih menggunakan koteka. Mungkin kalau ke sana akan panas dingin melihatnya, karena setiap suku mempunyai ukuran diamter yang berbeda-beda. Seperti di Suku Dani ukurannya M, suku Lani ukurannya L dan suku Yali paling kecil mungkin dengan diameter 2 cm tapi panjangnya bisa sampai 1 m," sambungnya sambil tertawa.

Ayos pun berkeingin untuk membuat film atau buku tentang Idonesia dan menunjukkannya kalau di belahan bumi Indonesia ada yang seperti ini agar menumbuhkn rasa ingin tahu untuk mengunjungi Indonesia. Menurutnya kalau tidak ada yang menulis tentang budaya suku Dani yang terakhir di Indonesia, generasi penerus tidak akan tahu.

"Untuk bikin itu butuh pendanaan sendiri jadi foto-foto selama di Papua akan saya share melalui facebook," ungkap Ayos.

Pengalaman Ayos dapat disimak di Jurnal Petualang ACI.

Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian, Garuda Indonesia, dan Optik Seis.

(tbs/tbs)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads