Pantauan detikcom langsung dari Instalasi Ruang Darurat (IRD) RS Sardjito, para korban tersebut berdatangan mengggunakan mobil ambulans. Kondisi korban cukup memprihatikan, mengingat beberapa bagian tubuh mereka melepuh akibat terkena imbas dari awas panas Merapi.
Menurut data yang terpampang di depan ruang IRD, dari 77 korban luka tersebut, 55 orang di antaranya sudah terindentifikasi. Sedangkan untuk 22 orang lainnya, masih dalam tahap identifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebanyak 66 orang dirawat karena luka, dari 66 orang itu 75 persennya merupakan korban luka bakar," ujarnya.
Sedangkan untuk korban yang tewas sampai pukul 12.45 WIB, mencapai 58 orang. Menurut informasi dari tim identifikasi, kemungkinan jumlah korban yang tewas akan terus bertambah. Namun karena kondisi lereng masih cukup panas, tim evakuasi tidak berani mengambil risiko.
"Di atas (sekitar lerang Merapi) masih banyak lagi (korban tewas), tapi kondisi wilayah di sana (di lereng) masih panas," kata petugas itu.
(lia/nrl)











































