Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal George Toisutta, tidak ada yang ajaib dengan ditunjuknya adik Ibu Ani Yudhoyono tersebut sebagai Pangkostrad.
"Pramono Edhie dianggap oleh Angkatan Darat pantas untuk mendapatkan itu (Pankostrad). Jadi tidak ada kaitannya dengan yang aneh bin ajaib," ujar George.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
George menambahkan, naiknya Edhie tidak ada kaitannya dengan apapun. Sementera, mengenai kenaikan pangkat Edhie akan berlaku setelah yang bersangkutan menjalankan tugasnya.
"Masih Mayjen dong. Nanti baru setelah menjabat baru ada usulan kenaikan pangkat," jelasnya.
Lebih jauh George mengatakan, Edhie juga tidak bisa dikatakan terlalu muda untuk menduduki jabatan tersebut. Menurutnya, seharusnya yang menjabat di posisi tersebut berasal dari angkatan 1981.
"Seharusnya Pangkostrad itu angkatan 81. Pramono Edhie termasuk yang sudah tua. Bukannya muda," kata George.
Sementera itu, disinggung soal pengganti dirinya, George mengatakan kalau penggantinya harus berasal dari angkatan setelah angkatan 1976.
Apakah Pramono Edhie berpeluang? "Nanti kita lihat kalau dia bintang tiga kenapa tidak mungkin. Jadi bintang tiga semua yang ada di TNI AD punya kans yang sama untuk jadi Kasad," jawab jenderal bintang empat tersebut.
(ddt/lrn)










































