Hujan abu ini mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. "Ya tadi turun sehabis jumatan. Mobil dan motor tiba-tiba sudah berselimut abu," kata warga Pabelan, Kartasura, Ali, saat dihubungi detikcom, Jumat (5/11/2010).
Hingga pukul 13.50 WIB, hujan abu masih terus mengguyur. "Ya memang masih tipis, tapi agak sesak juga ya kalau nafas," kata Ali yang rumahnya sekitar 5 KM dari Bandara Adi Soemarmo, Solo itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merapi mengalami erupsi terus menerus sejak 26 Oktober 2010. Bahkan pada dinihari tadi, Merapi mengeluarkan erupsi terbesarnya, hingga hujan pasir dan abu menggelapkan kota Provinsi DI Yogyakarta. Sapuan awan panas Merapi berjangkauan lebih luas, hingga 17 KM dari puncak Merapi.
Korban tewas akibat sapuan awan panas dini hari tadi telah mencapai 58 orang. Korban tewas diperkirakan akan terus bertambah, karena banyak korban yang belum dievakuasi dari kawasan lereng Merapi yang dihantam awan panas.
(asy/nrl)











































