"Tadi pagi belum terasa debunya, tapi memasuki pukul 10.00 WIB debunya mulai terasa. Kalau kena mata juga perih," kata Riki, warga Tasikmalaya, melalui Info Anda detikcom, Jumat (5/11/2010).
Riki menyatakan, karena debu yang makin pekat, ia memutuskan untuk membeli masker pada pukul 13.00 WIB. "Saat di apotek sudah ada 10 orang yang antre untuk beli masker. Untung stoknya masih ada," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga Wangon memborong masker karena debu Merapi masih terasa di kota tersebut.
"Pas saya cari di apotek sudah habis, untung saya dapat masker dari teman saya," kata Ardy, salah seorang warga Wangon.
Ardy menyatakan, hujan abu di kawasan Wangon belum terlalu tebal. Masih ada warga kawasan itu yang tidak mengenakan masker.
"Dari pagi hingga pukul 12.00 WIB cukup pekat. Tapi sekarang matahari sudah mulai bisa kelihatan," katanya.
(nal/nrl)











































