Muntahan Material Merapi Diperkirakan Hampir 100 Juta Meter Kubik

Muntahan Material Merapi Diperkirakan Hampir 100 Juta Meter Kubik

- detikNews
Jumat, 05 Nov 2010 13:04 WIB
Muntahan Material Merapi Diperkirakan Hampir 100 Juta Meter Kubik
Jakarta - Letusan Gunung Merapi pada 2010 ini merupakan yang terdahsyat sejak 1870. Material yang dimuntahkan Merapi setelah 3 November malam lalu diperkirakan mencapai hampir 100 juta meter kubik.

"3 November malam sudah mencapai 50 juta meter kubik. Kalau sekarang sudah hampir 100 juta meter kubik," kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Sukhyar, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (5/11/2010).

Menurut dia, muntahan material Merapi kali ini memang jauh lebih besar daripada letusan 2006 lalu. "Waktu 2006 itu lebih kecil, 6 juta meter kubik," sambung Sukhyar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, letusan besar Merapi sebelumnya tahun 1870. Dengan demikian letusan kali ini yang terbesar setelah 140 tahun.

Dikatakan Sukhyar, karakteristik Merapi yang selama ini dikenal masyarakat adalah
pembentukan kubah lava setelah erupsi. Ketika kubah lava itu gugur akibat erupsi,
selanjutnya maka terjadilah awan panas.

"Kita hampir melupakan kalau Gunung Merapi itu pernah eksplosif sekali. Dan sekarang
ini letusannya eksplosif vertikal. Dengan ketinggian awan panasnya mencapai 7,5 km,"
jelas Sukhyar.

Menurut dia, volume magma yang naik sangat besar. Selain itu kandungan gas dalam
gunung juga sangat tinggi. "Maka itu letusannya eksplosif," ucap Sukhyar.

Dia menjelaskan, di kalangan vulkanolog ada pendapat mengenai siklus letusan Merapi.
Ada yang siklus pendek, menengah, dan panjang. Siklus pendeknya antara 2-7 tahun.
Sedangkan siklus menengah antara 30-40 tahun.

"Kalau ini dari 1870, kan 140 tahun, berarti yang besar," terang Sukhyar.
Luncuran awan panas Merapi kali ini jauh lebih panjang dari sebelumnya. Daerah bahaya
diperluas dari 15 km menjadi 20 km. Pengungsi merangsek mendekati pusat kota Yogya.
Korban luka bakar yang kini dirawat di RS Sardjito mencapai 66 orang. Korban tewas

yang kini jenazahnya berada di RS Sardjito akibat letusan Merapi semalam sementara mencapai 55 orang. Diperkirakan, jumlah korban tewas masih bertambah karena hingga saat ini Tim SAR masih melakukan evakuasi.

(vit/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads