Pantauan detikcom langsung dari RS Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (5/11/2010), dari 5 jenazah yang baru masuk ini, 2 orang berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan tiga jenazah lagi masih belum teridentifikasi.
Kondisi 5 jenazah ini masih cukup layak daripada 49 jenazah yang sudah masuk sebelumnya. Jenazah dalam kondisi utuh, tidak gosong, hanya saja seluruh tubuh mereka terbalut debu abu vulkanik akibat erupsi Merapi yang tak kunjung henti. Kemungkinan mereka ini hanya terkena imbas awan panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini tim evakuasi masih mencari para korban yang masih berada di dusun-dusun yang terkena awan panas. Kemungkinan korban masih bertambah. Saat ini kamar forensik RS Sardjito masih terlihat hiruk pikuk oleh petugas tim evakuasi.
Ini merupakan gelombang korban tewas pertama setelah gelombang pertama pada 26-27 Oktober. Kala itu korban tewas mencapai 37 orang.
(lia/nrl)











































