Pedagang Emperan Malioboro Libur, Mal Tetap Buka

Merapi Mengganas

Pedagang Emperan Malioboro Libur, Mal Tetap Buka

- detikNews
Jumat, 05 Nov 2010 10:35 WIB
 Pedagang Emperan Malioboro Libur, Mal Tetap Buka
Yogyakarta - Aktivitas belajar mengajar di pusat kota Yogyakarta terganggu akibat letusan Gunung Merapi yang kian mengganas. Namun, denyut perdagangan di kota gudeg masih menggeliat.

Pengamatan detikcom, Jumat (5/11/2010), murid-murid di kompleks SD Pujokusuman di Jalan Kolonel Sugiono, SD Timuran di Prawirotaman, SD Muhammadiyah Karang Kajen di Jalan Karangkajen, diliburkan.

Sejumlah murid sempat pergi sekolah sejak pukul 07.00 WIB. Namun, murid-murid dipulangkan pada 07.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siswa yang masuk hanya 2 orang tiap kelas. Kami liburkan karena banyak orang tua yang khawatir. Kalau kondisi membaik, murid-murid diharapkan bisa masuk," kata Kepala Sekolah SD Timuran, Juwahir.

SMAN 7 Yogyakarta di Jalan MT Haryono dan SMPN 16 di Jalan Nagan Lor,
juga diliburkan. Pengumuman sekolah libur dipasang di pintu pagar.

Demikian pula siswa-siswa di SMP Stella Duce di Jalan Tirtodipuran yang sempat masuk juga dipulangkan.

Hujan abu terus mengguyur. Sejumlah warga mengenakan masker saat beraktivitas.

Sementara itu, kawasan Malioboro sepi. Pedagang emperan yang selama ini berperan memeriahkan jantung Yogya itu, memilih libur. Mereka tidak menggelar dagangan.

Sedangkan mal dan pertokoan di Malioboro tetap buka. Pengunjung yang berbelanja masih sepi.

Kawasan Malioboro adalah pusat kota Yogyakarta, sekitar 25-30 km dari Merapi. Saat ini pengungsi telah merangsek mendekati pusat kota. Pengungsi di kampus UII Jl Kaliurang yang semula dinyatakan aman, telah dipindahkan ke GOR Sleman.

(aan/nrl)


Berita Terkait