Hujan Pasir di Kota Yogya Masih Berlanjut, Daun-daun Layu

Gunung Merapi Meletus

Hujan Pasir di Kota Yogya Masih Berlanjut, Daun-daun Layu

- detikNews
Jumat, 05 Nov 2010 09:36 WIB
Hujan Pasir di Kota Yogya Masih Berlanjut, Daun-daun Layu
Jakarta - Hingga pukul 09.20 WIB, hujan pasir dan abu di kawasan kota Yogyakarta masih terus berlangsung. Kawasan Jalan Solo dan Jalan Laksda Adisucipto, misalnya, sudah beralaskan debu tebal. Sementara sejumlah pohon dan bunga tampak mengering.

"Debu tebal banget di jalanan. Suasana kota Yogya seperti mendung. Jalanan lebih sepi dari biasanya, meski masih banyak kendaraan yang tetap lalu lalang," kata Nikmah, salah seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaha, Yogyakarta, Jumat (5/11/2010).

Sepanjang Jalan Laksda Adi  Sutjipto, jalan di depan Kampus UIN, dilapisi abu tebal. Warna jalan tampak memutih. Kampus UIN juga berlapis debu. "Bahkan, debu juga masuk ke dalam ruangan, termasuk di Kopma. Karena itu, saat ini banyak pintu ruang kuliah yang ditutup," kata Nikmah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia belum tahu apakah perkuliahan di UIN diliburkan atau tidak. "Belum ada pengumuman. Tapi, sampai sekarang para mahasiswa sudah berdatangan," ujar dia.

Di tempat parkir, sejumlah kendaraan juga tampak berlapis lumpur. "Kaca-kaca mobil berlapis abu, gak terlihat seperti kaca," kata dia. Para mahasiswa UIN datang ke kampus dengan  mengenakan jaket dan masker. Banyak di antara mereka mengenakan kacamata, karena pasir sangat gampang masuk ke mata.

Bunga Layu dan Mengering


Sementara itu, sejumlah tanaman dan pohon di sejumlah tempat juga tampak layu karena kesiram abu. Daunnya tampak mengering, mungkin karena ada efek panas dari pasir dan abu Merapi.

Bau belerang sekitar pukul 08.00 WIB pagi sempat menyengat. MNamun, sekarang bau belerang sudah mulai berkurang. (asy/nrl)


Berita Terkait