Pantauan detikcom, Jumat (5/11/2010), selain 20 korban luka bakar tersebut, terdapat 1 warga Kecamatan Musuk, Boyolali, yang dirawat di RSUP karena stroke. Dengan demikian, total 47 orang korban luka akibat letusan Merapi yang dirawat sejak dua hari terakhir.
"Kita siapkan bangsal khusus untuk korban Merapi," kata Tri Widodo, dokter spesialis penyakit dalam yang bertugas di bangsal tersebut.
Widodo menjelaskan, dari 20 korban luka bakar, 15 di antaranya warga Sleman dan 5 lainnya berasal dari kecamatan Kemalang, Klaten. Dua orang dari Sleman, Pariyah dan Sri Lestari, mengalami luka bakar yang cukup parah.
"Dua-duanya tingkat keparahannya derajat empat, lukanya sudah sampai dalam," kata Widodo menambahkan Pariyah dirawat di ICU, sementara Sri Lestari dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta.
Sementara itu, satu dari 20 korban luka bakar juga terpaksa dioperasi karena terjadi peradangan dalam otot.
(lrn/asy)











































