Rini, seorang warga Jalan Magelang mengaku sudah tertidur sebelum Merapi meletus. Suluruh keluarganya juga pulas saat hiruk pikuk terjadi.
"Kita nggak ada yang tahu, pas tahu baru subuh tadi," katanya kepada detikcom, Jumat (5/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Takut kalau ternyata makin besar dan kita masih tidur. Sekarang nggak tidur lagi," kata ibu empat anak ini.
Hal sama juga dialami Doni, warga yang tinggal di sekitar Malioboro, Yogyakarta. Doni terkaget-kaget saat hendak salat subuh, seluruh jalanan putih dan bau belerang sangat menyengat hidung.
"Saya langsung bangunin semua keluarga, takut nanti ada apa-apa," katanya.
(ken/van)











































