"Tujuh orang tersebut berasal dari dusun Tabelan, kelurahan Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Dusun tersebut hanya berjarak 4 Km dari puncak Merapi," ujar salah seorang warga Magelang yang ikut dalam tim evakuasi warga lereng Merapi di wilayah tersebut, Fany, kepada detikcom, Jumat (5/11/2010).
Dusun mereka tentu saja sangat rawan terkena hembusan awan panas Merapi. Zona bahaya Merapi saat ini diperluas menjadi 20 Km. Namun demikian mereka masih aman karena arah awan panas Merapi tidak menuju dusun mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pohon dadap suci tersebut belum doyong, mereka tidak mau pindah," terang Fany.
Sementara itu tim evakuasi sendiri kesulitan melacak keberadaan orang tersebut. Sebab, jalan menuju dusun tersebut sulit dilalui karena banyak pohon tumbang.
(van/did)











































