"Mereka lebih taktis, lebih strategis, sekaligus lebih berbahaya," kata Kepala Satuan Tugas Persatuan Bangsa-Bangsa untuk Menangkal Aksi Terorisme (CTITF), Jean-Paul Laborde pada pembukaan Pelatihan Implementasi Regional Strategi Menangkal Aksi Terorisme PBB di Hotel Ayodya, Nusa Dua, Bali, Kamis (4/11/2010).
Pertemuan yang dibuka Wakil Menteri Luar Negeri Triyono Wibowo dihadiri sembilan negara di Asia Tenggara. Hadir juga beberapa negara anggota PBB, diantaranya Selandia Baru, Australia, Kanada, China, dan Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
lalu. Peristiwa tersebut diduga terkait dengan penemuan 26 paket bom lainnya di Bandara East Midlands, Dubai, Uni Emirat Arab, Inggris.
PBB menghimbau seluruh negara bekerja sama untuk meningkatkan kewaspadaan. "Untuk menghadapi ancaman baru, perlu memperkuat koordinasi kita di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Seluruh anggota PBB bekerja sama, bertukar
informasi menghadapi ancaman terorisme," tandasnya.
(gds/did)











































