Jalan-jalan ke tempat yang belum banyak terekspose menurut peserta ACI, Nico Wijaya, merupakan suatu hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Apalagi dari jalan-jalan tersebut, ia malah memiliki sahabat yang merupakan penduduk asli daerah yang ia kunjungi.
Selama dua minggu, Nico bersama rekan setimnya Rizki Mahesar berpetualang di tanah Maluku, salah satunya Ambon. Semangat yang dimiliki orang Ambon tentang Indonesia sangat tinggi. Masyarakatnya ramah-ramah serta terbuka dengan pendatang baru, sehingga sangat mudah untuk akrab seperti keluarga sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan bapak supir yang selalu kita sewa juga bilang kalau mau ke sini lagi tinggal telepon saja," lanjutnya.
"Temanku juga bilang, 'Kalau kamu datang ke sini dan tersesat, tidak akan kelaparan. Tinggal ketok pintu dan akan dikasih makan'. Mereka semua welcome dengan siapa saja" tuturnya.
Perjalanan selama program ACI menjadi salah satu hal yang membanggakan sekaligus berharga bagi Nico. Tidak sedikit temannya yang "iri", ingin mendapatkan kesempatan yang sama seperti Nico. "Teman-teman pada iri dan mau ikutan acara ACI lagi kalau ada. Kata mereka seru dan jarang-jarang ada kesempatan kaya gini," ujar Nico, .
"Bahkan banyak dari mereka yang gak percaya kalau foto-foto yang aku tunjukin ke mereka diambilnya di Ambon. Seperti di Ora Beach, katanya bagus banget kayak di Thailand gitu," sambungnya.
Pengalaman para peserta ACI dapat dilihat di Jurnal Petualang ACI.
Program Aku Cinta Indonesia ini didukung penuh oleh XL, Sinarmas, Nexian, Garuda Indonesia, dan Optik Seis.
(lom/lom)










































