"Yang betul itu ada 25 penyandang cacat yang ditemukan di Desa Kepuharjo, tiga
di antaranya merupakan anak-anak yang menderita cacat bawaan sejak lahir," ujar
Direktur Pelayanan Sosial Anak Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi
Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat, saat dihubungi detikbandung, Kamis
(4/11/2010).
Harry mengaku salah menyampaikan informasi kepada wartawan usai menghadiri Munas
Forum Komunikasi Keluarga dengan Anak Cacat di Grand Pasundan, Jalan Peta, Kota
Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merapi. Sementara, para penyandang cacat tersebut memerlukan penanganan khusus
seperti diberi pendampingan psikologis, seperti trauma healing serta perbaikan
psiko sosial.
"Mohon maaf kepada rekan-rekan pers, tadi saya salah menyampaikan informasi,"
kata Harry meralat pernyataan sebelumnya.
Dalam berita sebelumnya, Harry Hikmat menyebutkan bahwa 22 anak mengalami cacat pasca meletusnya Merapi pada Selasa (26/10/2010). (ern/anw)











































