Evakuasi dilakukan menyusul perluasan kawasan rawan bencana Merapi menjadi 15 km dari puncak. Sementara pos pengungsian di Desa Dukun itu berada sekitar 13 km dari puncak Merapi.
Selain berada di kawasan rawan bencana, evakuasi dilakukan karena sejumlah tenda darurat di pos pengungsian itu roboh akibat hujan deras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengungsi itu dipindahkan ke tempat yang lebih aman secara bertahap. Mereka diangkut dengan 6 truk milik Akmil Magelang dan 1 truk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sebelumnya, para pengungsi di posko pengungsian ini memilih tetap bertahan. Hal itu mereka lakukan karena belum ada perintah dari pihak kecamatan.
"Sesuai dengan protap dan perintah dari jalur komando yaitu dari pihak kecamatan, belum ada perintah untuk turun (ke radius 15 Km) karena masih aman," ujar Kepala Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Magelang Yudho Wasito (31) kepada wartawan di tenda pengungsian, Rabu (3/11/2010).
Posko Desa Dukun sendiri berada di radius 13 Km dari puncak Merapi. Posko tersebut saat ini menampung warga yang berasa dari dua desa yaitu Desa Ngargomulyo dan Desa Dukun itu sendiri.
(djo/djo)










































