Keadaan ini sangat tidak menguntungkan bagi korban bencana Merapi yang berada di wilayah lain seperti di wilayah Magelang, Klaten, dan Boyolali. Pada wilayah tersebut bantuan sangat minim, di beberapa posko pengungsian pengelolaan posko masih bersifat swadaya. Demikian ditulis relawan Jalin Merapi dalam website, merapi.combine.or.id, Rabu (3/11/2010).
Hal yang sama disampaikan relawan di Pos 2 Jemowo, Boyolali, Jawa Tengah. Menurutnya karena lokasi posko ini sulit terjangkau, bantuan dari para donatur belum masuk.
"Ada bantuan beras sedikit dari Pemda Boyolali, tapi tidak layak dikonsumsi. Sisanya hanya bantuan swadaya dari relawan dan LSM," ujar Ngatimo, pada detikcom, Kamis (4/11/2010).
Menurut Ngatimo, posko Jemowo terletak 10 km dari puncak Merapi. Saat ini ada 2.665 pengungsi di Posko yang terletak di depan kantor desa tersebut.
"Di sini yang dibutuhkan lauk pauk, beras, masker dam pakaian bayi. Dibutuhkan susu bayi di bawah 1 tahun. Susu untuk anak 1-5 tahun. Makanan ringan seperti roti kering juga dibutuhkan untuk anak-anak," jelas Ngatimo.
Menurut dia, fasilitas pendukung di pengungsian pun masih kurang. "Tenda saja hanya dari relawan. Masih kurang," jelasnya.
(rdf/nrl)











































