Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM, sejak pukul 18.00-24.00 WIB, aktivitas gunung ini menunjukkan peningkatan sangat tinggi. Bahkan laporan dari pos pemantau di Jrakah, pukul 23.00 WIB, terjadi lontaran lava 400-500 m, awan panas 2-2,5 km, serta suara gemuruh terus-menerus.
Di pos pemantau Selo, Semburan lava terjadi tiap 5 menit. Lontaran lava ke arah Pasar Bubar dan Barat. Asap awan panas membumbung setinggi 2.500 m condong ke Barat laut. Sementara itu, di sepanjang kawasan Kaliurang, listrik terus padam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Pukul 11.11-13.19 WIB terjadi awan panas beruntun dengan durasi maksimum 2 menit. Sementara cuaca dalam keadaan kabut dan hujan, sehingga tidak bisa melihat keadaan Merapi.
- Pukul 13.27 WIB dan 13.30 WIB terjadi gempa vulkanik dangkal (VB) sebanyak 2 kali.
- Pukul 14.00-14.03 WIB terjadi guguran besar beruntun sebanyak 4 kali, durasi makimum 1 menit.
- Pukul 14.04-14.27 WIB terjadi rentetan awan panas dengan durasi maksimum 5 menit. Diperkirakan jarak luncur awan panas lebih dari 10 km, sehingga diputuskan untuk memperluas daerah aman hingga di luar radius 15 km.
- Pukul 14.44 WIB terjadi awanpanas besar selama 1,5 jam.
- Pukul 15:01 dan 15:21 WIB terjadi awanpanas terbesar terjadi selama 18 menit.
- Pukul 16.23 WIB aktivitas mulai reda.
- Pukul 17.30 WIB dilaporkan bahwa awan panas mencapai 9 km di alur Kali Gendol.
- Pukul 18:00-24:00 WIB masih terjadi erupsi.
(mok/mok)











































