Hal itu diungkapkan Amirul Haj saat memberikan keterangan pers tentang penyelenggaraan haji, di Kantor Haji Indonesia Daerah Kerja Makkah, Rabu (3/11/2010). Menag didampingi Naib Amirul Haj KH Hasyim Muzadi dan KH Muhammad Muqodas, Dirjen PHU Slamet Riyanto dan Dubes RI di Arab Saudi dan Kesultanan Oman Gatot Abdullah Mansyur.
"Mereka harus menjaga kesehatan, jangan sampai pada waktu wukuf terganggu. Namun demikian pemerintah tetap siap mebadalkan atau mensafariwukufkan," ujar Suryadharma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Suryadharma berharap agar jamaah haji Indonesia menjaga kekompakan dan menjaga nama baik bangsa. Jamaah haji Indonesia, lanjut Menag, dikenal sebagai jamaah yang santun, tawadhu dan dapat diatur serta selalu membawa nama baik bangsanya.
"Mari kita sama-sama doakan, agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak mengalami hambatan-hambatan yang berarti, dan seluruh jamaah haji Indonesia mendapatkan haji yang mabrur. Amin," ujar Suryadarma.
Sementara itu Naib Amirul Haj KH Hasyim Muzadi meminta agar jamaah memantapkan niatnya serta mendisiplinkan diri dalam melaksanakan ibadahnya. "Jamaah harus memiliki disiplin keumatan, jangan selalu tergantung pada petugas," ucapnya.
(iy/mok)










































