Menurut Santi, salah satu penumpang Batavia Air, mereka kecewa karena seharusnya pesawat boarding pada pukul 15.35 WIB. Namun hingga malam ini mereka tidak diberangkatkan.
"Sudah beli tiket mahal-mahal, tapi batal berangkat. Barang bawaan yang ada bakal basi dan busuk, karena aku bawa pempek untuk keluarga di Batam," tutur Santi sambil mengerutu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Curieng Hariyadi, Distrik Manager Batavia Air Palembang, kerusakan yang terjadi pada plamp sayap kanan dan kiri pesawat akan segera diperbaiki. Namun perbaikan membutuhkan waktu yang cukup lama karena bantuan rem pada sayap pesawat tidak mau terbuka.
Paling tidak untuk perbaikan membutuhkan waktu tiga jam, dan alat yang dibutuhkan sekarang masih diambil ke Jakarta. "Atas kejadian ini, seluruh penumpang yang berasal dari luar Palembang telah kita bawa ke Hotel Sandjaja menggunakan tiga unit bus yang kita carter. Sedangkan untuk penumpang yang akan kembali ke rumahnya kita ganti ongkos sesuai dengan kode booking penumpang," tutur Curieng.
Setelah bus berangkat menuju hotel, beberapa penumpang masih berada di Bandara International Badaruddin II. Mereka masih belum menerima dan tetap menuntut pihak Batavia Air. Setelah beberapa kali dijelaskan pihak Batavia Air, akhirnya beberapa penumpang mengerti dan pulang ke rumah masing-masing. (tw/mok)











































