Mobil ini terguling akibat tebalnya abu yang menempel di kaca depan. Sopir mobil, Widodo (40) menceritakan ia pergi dari Desa Dukun menuju kantor kecamatan yang jaraknya sekitar 5 km.
Saat di sebuah tikungan, tiba-tiba lampu penerangan jalan padam. Karena kaget dan kurang awasnya penglihatan, mobil ini pun oleng ke kanan dan masuk ke area persawahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, hujan abu masih terus berlangsung. Widodo mengaku sudah berusaha menghubungi beberapa rekannya untuk mengevakuasi mobil ini.
Namun karena sulitnya medan, mobil tersebut belum bisa dikeluarkan. Sedangkan lokasi ini sendiri cukup jauh dari kota, sekitar 25 km.
(mok/mok)











































