Pengungsi Merapi Diminta Hanya Ikuti Info dari Posko Utama

Pengungsi Merapi Diminta Hanya Ikuti Info dari Posko Utama

- detikNews
Rabu, 03 Nov 2010 23:48 WIB
Pengungsi Merapi Diminta Hanya Ikuti Info dari Posko Utama
Jakarta - Gugusan awan panas dari puncak Gunung Merapi menyebabkan daerah rawan diperluas menjadi radius 15 Km. Mengingat situasi Merapi yang terus meningkat tersebut, warga diminta mendengarkan satu arahan dari posko utama, bukan dari sumber informasi yang lain.

"Informasi di lapangan sering simpang siur, maka itu saya harap warga yang ada di pengungsian agar bertanya dan mendengarkan informasi dari posko utama atau bertanya pada Pemda," ujar Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu kepada detikcom, Rabu (3/11/2010).

Dalam kondisi seperti ini, Yuni cukup paham dengan kondisi warga yang mudah terpancing dengan berbagai informasi yang berkembang. Agar tenaga warga tak terbuang sia-sia, Yuni meminta warga tetap tenang selama belum ada arahan dari petugas posko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau warga tidak mendengarkan informasi yang benar, warga akan dibuat capek karena harus naik turun ketika mendapatkan informasi yang tidak jelas kebenarannya," jelas Yuni.

"Warga harus tunduk pada satu perintah jangan mendengar dari orang yang tidak jelas. Kalau mau kejelasan harus dengarkan satu komando," imbuhnya.

Yuni juga yakin di tengah pengungsian yang padat dengan kerumunan warga, pasti ada saja pihak yang coba mengganggu ketenangan. Namun dia berharap warga tetap mengacu pada satu komando saja.

"Di pengungsian ini kan banyak orang yang keluar masuk, lalu diam-diam memberitahukan informasi yang sebelumnya tidak dikoordinasikan dengan kita. Nah inikan akhirnya menimbulkan masalah baru," katanya.

Hingga saat ini, dikatakan Yuni, seluruh petugas yang ada di tiap posko mengacu pada setiap pernyataan yang disampaikan Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Dr Surono. Jika Surono menyatakan masih cukup aman, maka warga diminta tak panik dan tetap di tenda pengungsian.

"Karena patokan kita kan sekarang Pak Surono, kalau Pak Surono bilang aman, berarti wilayah kita aman," tegas Yuni.

(lia/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads