Pantauan detikcom, sejumlah petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api di pabrik yang terletak di Jl Salembaran Raya, Kosambi, Kabupaten Tangerang itu. Namun meski belum padam, api sudah mulai bisa dikendalikan.
Api pertama kali berkobar sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (3/11/2010). Api pertama kali muncul dari salah satu sudut pabrik, tepatnya di dekat mesin penggiling bahan baku busa.
"Api cepat merambat ke bahan baku busa lainnya dan kain-kain,"Β kata Manu (32), salah satu saksi mata.
Menurut Manu, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Sebab saat api berkobar, lokasi kejadian memang sedang kosong.
"Kondisi gudang tidak terlalu ramai. Karyawannya paling hanya sekitar 15 orang," ujar Manu.
Ditemui terpisah, Kapolsek Teluknaga AKP Muhammad Amar mengaku belum mengetahui sebab-sebab kejadian itu. Amar menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kami tidak mau terburu-buru mengambil kesimpulan,β katanya.
Mengenai sulitnya api dipadamkan, Amar mengatakan hal itu disebabkan tempat tersebut dipenuhi benda-benda yang mudah terbakar, seperti busa dan potongan kain. Akibat kebakaran ini pemilik pabrik diduga menderita kerugian ratusan juta rupiah.
"Kerugian mungkin ratusan juta rupiah. Ada tiga mesin penggiling yang ikut terbakar," ungkap Amar.
(djo/djo)











































