Salah satunya adalah agen besar yang berada di kawasan terminal Blok M, Jakarta Selatan. Siang ini, Rabu (3/11/2010), setumpuk tabloid C&R setinggi pinggang orang dewasa terlihat di antara tumpukan tabloid-tabloid lainnya yang dijajakan di kios ukuran 2x2 meter itu.
"Tadi datang sekitar pukul 12-anlah," ujar Anis, si pemilik kios.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau orang memborong, saya nggak perhatikan ya. Tapi kalau saya sih kalau ada yang beli, ya silakan," ujarnya.
Pemesanan kembali tabloid C&R dia lakukan berdasar permintaan dari pengecer koran yang beroperasi di perempatan jalan raya sekitar wilayah Blok M. Para penjaja yang rata-rata membawa lima eksemplar melaporkan edisi Skandal Seks Wakil Rakyat yang mereka bawa tidak bersisa.
"Anak-anak di lampu merah minta tambah, banyak yang cari," ujarnya.
Repoter detikcom berada di kios milik Anis selama kurang lebih satu jam sejak pukul 13.30 WIB. Selama itu tidak ada orang yang datang memborong tabloid C&R atau pembeli dalam jumlah yang banyak datang bergelombang.
Tabloid C&R yang bertarif Rp 6.000 ini mengulas tentang kasus skandal seks antara anggota DPR asal PD berinisial N yang terjadi di Bandung. Tabloid C&R mengulas hal ini berdasarkan data dari Badan Kehormatan (BK) DPR yang menerima banyak laporan kasus perselingkuhan wakil rakyat.
(lh/nrl)










































