Bekas-bekas tawuran masih terlihat di Jl. Syailendra, Medan yang berada di samping kampus universitas. Batu, kayu dan benda-benda yang dipergunakan untuk tawuran terlihat berserak di jalanan. Sementara puluhan polisi dari Polsekta Medan Baru dan Polresta Medan terlihat berjaga-jaga.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan, mahasiswa yang terlibat tawuran itu sama-sama berasal dari Fakultas Hukum. Kejadiannya sekitar pukul 19.00 WIB, tak lama setelah pertandingan futsal usai. Saling ejek dalam pertandingan akhirnya berujung pada perkelahian di luar lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang mendapat laporan, kemudian datang ke lokasi. Mereka mengamankan situasi sekaligus melancarkan arus lalu-lintas yang sempat macet karena tawuran ini.
Sementara pihak rektorat langsung mengosongkan kampus. Para mahasiswa yang masih berada di dalam kampus diminta untuk keluar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sejauh ini, pihak rektorat belum memberikan keterangan terkait masalah ini.
(rul/lrn)











































